Keteladanan Ulama Salafy : Syaikh Al-Albany rahimahullah
Jumat, 15 Juni 2012

Penulis : Ustadz Muhammad Umar As Sewed
Umat manusia pada awalnya merupakan satu umat dan satu aqidah. Hal tersebut terjadi sejak masa nabi Adam sampai masa sebelum diutusnya nabi Nuh.
Allah berfirman:
كَانَ النَّاسُ أُمَّةً وَاحِدَةً فَبَعَثَ اللهُ النَّبِيِّيْنَ مَبَشِّرِيْنَ وَمُنْذِرِيْنَ. (البقرة: 213)
Manusia dahulunya adalah umat yang satu. (Setelah timbul perselisihan), maka Allah mengutus para Nabi sebagai pemberi kabar gembira dan pemberi peringatan (al-Baqarah: 213).
![]()
الشيخ/ صالح بن فوزان الفوزان
0096614588570
0096614787840
0096614767420
0096627332663
الشيخ/ عبد العزيز بن عبد الله آل الشيخ
(مفتي المملكة العربية السعودية)
0096614582757
0096614595555
0096614810005
0096614588040
![]()
Penulis : Al-Ustadz Hammad Abu Muawiyah
Salaf adalah salah satu penamaan lain dari ahlussunnah wa al-jama’ah, yang mana maknanya sama persis dengan makna ahlussunnah yang telah kami uraikan sebelumnya. Berikut uraiannya:
1. Secara bahasa :
Ibnu Faris berkata, “Sin, Lam dan Fa`, suatu kata yang menunjukkan terhadap sesuatu yang telah berlalu dan terdahulu. Contohnya : ‘As-Salaf’ artinya orang-orang yang terdahulu dan ‘Kaum As-Salaf’ artinya kaum yang terdahulu”. Lihat Mu’jam Maqayis Al-Lughoh
![]()
Penulis : Asy-Syaikh Khalid Azh-Zhafiri
Berikut adalah terjemah lengkap dari transkrip muhadharah kedua Asy-Syaikh Khalid Azh-Zhafiri di Jogja bulan Agustus kemarin (tahun 2008).
Temanya masih seputar ciri khas manhaj As-Salaf. Kami sarankan kepada setiap yang menghendaki kebaikan untk membaca dan memahami isinya dengan seksama, karena di dalamnya terdapat banyak sekali faidah manhajiah yang bisa meluruskan akidah dan manhaj seseorang, baik ketika dia bermuamalah dengan dirinya, dengan orang yang semanhaj dengannya dan dengan orang yang bertentangan dengannya. Kalimat dalam kurung ‘[]‘ adalah tambahan dari kami, semacam judul agar pembaca bisa memahami dengan baik setiap ucapan dari Asy-Syaikh hafizhahullah. Selamat membaca …
![]()
Penulis : Asy-Syaikh Khalid Azh-Zhafiri
Berikut adalah terjemah lengkap dari transkrip muhadharah pertama Asy-Syaikh Khalid Azh-Zhafiri di Jogja bulan Agustus kemarin (tahun 2008).
Temanya seputar ciri khas manhaj As-Salaf. Kami sarankan kepada setiap yang menghendaki kebaikan untk membaca dan memahami isinya dengan seksama, karena di dalamnya terdapat banyak sekali faidah manhajiah yang bisa meluruskan akidah dan manhaj seseorang, baik ketika dia bermuamalah dengan dirinya, dengan orang yang semanhaj dengannya dan dengan orang yang bertentangan dengannya. Kalimat dalam kurung ‘[]‘ adalah tambahan dari kami, semacam judul agar pembaca bisa memahami dengan baik setiap ucapan dari Asy-Syaikh hafizhahullah. Selamat membaca …
![]()
Penulis : Al-Ustadz Wira Mandiri Bachrun
Kutulis catatan ini di tengah perjalananku kembali dari Jogja ke Gresik. Karena aku baru saja mengalami sesuatu peristiwa yang membuatku terkejut tak percaya, dan tidak ingin kehilangan emosi dan kesedihan yang masih saja menghinggapi kalbu, maka aku berusaha menuliskannya sekarang.
Kisahnya bermulai pada pukul 13:45 siang ini. Waktu itu aku sedang mengambil pakaian yang akan kubawa ke Gresik di salah satu layanan laundry yang tidak jauh dari rumah.
![]()
Penulis : Syaikh Muhammad bin Rabi’ bin Hadi Al-Madkhaly
Diantara para da’i, ada yang selalu mengelak untuk memakai istilah salafiyah dan mereka hanya terfokus dengan istilah Ahlus Sunnah wal Jama’ah, padahal mereka mengaku beraqidah salaf.
Mereka hanya memperkenalkan sifat dakwahnya dengan sebutan Ahlus Sunnah wal Jama’ah. Mereka menyatakannya berkali-kali dalam muhadharah-muhadharah (ceramah-ceramah) dan majelis ilmu mereka.
![]()
Penulis : Al-Akh Abu Muhammad Syahrial
Saya teringat dengan seseorang yang dengan perantaranya, saya bisa mengenal manhaj yang haq ini. Awalnya saya tahu sedikit tentang salafy namun terjebak oleh golongan yang mengaku-ngaku sebagai salafy. Sehingga manhajku juga sembrawut, warna warni. Pak Ridwan, dialah orangnya yang saya tidak tahu lagi dimana keberadaannya sekarang.
![]()
Penulis: Al Ustadz Ruwaifi’ bin Sulaimi Al Atsari, Lc
Manhaj salaf dan Salafiyyun tidaklah dibatasi (terkungkung) oleh organisasi tertentu, daerah tertentu, pemimpin tertentu, partai tertentu, dan sebagainya.
Bahkan manhaj salaf mengajarkan kepada kita bahwa ikatan persaudaraan itu dibangun di atas Al Quran dan Sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam dengan pemahaman Salafush Shalih.
![]()
Penulis: Buletin Dakwah Al Wala' Wal Bara
Adalah suatu fenomena yang kita saksikan dan tidak bisa dipungkiri bahwasanya ummat Islam sudah terpecah belah menjadi beberapa golongan.
![]()
Penulis: Al Ustadz Abu Muhammad Dzulqornain
Pertanyaan No. 1 :
Dewasa ini marak pengakuan dari berbagai pihak yang mengklaim dirinya Ahlus Sunnah Wal Jama’ah
![]()
Penulis: Syaikh Muhammad Nashirudin Al Albani Rahimahullah
Mengapa kita memakai nama Salafy ? apakah penamaan itu bukan termasuk ajakan kepada hizbiyah atau thaifiyah
![]()
Penulis: Abu 'Abdu as-Salam Hasan bin Qasim al-Husainiy as-Salafiy
Pendahuluan oleh Fadhillatu asy-Syaikh al-'Allamah al-Muhaddits Muqbil bin Hadiy al-Wadi'iy rahimahulllahu ta'ala
![]()
Penulis: Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi
Soal: Apa itu Salafiy dan siapa tokoh mereka?
Jawab: Salafiy adalah nisbah kepada salaf.
![]()
Penulis: Ustadz Abdurrahman Lombok
Beramal shalih memang penting karena merupakan konsekuensi dari keimanan seseorang. Namun yang tak kalah penting adalah mengetahui persyaratan agar amal tersebut diterima di sisi Allah.
![]()
Penulis: Al Ustadz Abu Muhammad Dzulqarnain
Pertanyaan :
Berkembangnya dakwah Salafiyah dikalangan masyarakat dengan pembinaan
![]()
SIDRAP (+8 UTC) |
© Blogger template The Professional Template II by Ourblogtemplates.com 2009
Back to TOP